JAMBI – Era digital yang berkembang pesat menuntut generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi juga pemain yang bijak. Menjawab tantangan tersebut, Telkomsel kembali menggelar program sosial tahunannya, Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 10, yang kali ini menyapa para siswa di SMK Negeri 2 Jambi pada Kamis, 5 Februari 2026.
Sejak diluncurkan pada 2016, Internet BAIK konsisten membawa misi edukasi literasi digital dengan prinsip BAIK (Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif). Tahun ini, fokus utama program bergeser pada penguasaan Kecerdasan Buatan (AI) agar pelajar mampu berinovasi secara produktif dan aman.
Jambi Jadi Titik Penting Literasi Digital
Jambi terpilih sebagai kota kedua dalam rangkaian tur nasional IBFEST Series 10, setelah sebelumnya sukses digelar di Cimahi. Ke depannya, program ini dijadwalkan akan menyambangi Pontianak pada 22 April dan berakhir di Surakarta pada 30 April 2026.
Manager Mobile Consumer Branch Telkomsel Jambi, Erliendra Ramadhan, mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme luar biasa dari para peserta di Jambi.
"Kami ingin memastikan generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya secara bijak. Inisiatif ini adalah bagian dari komitmen Telkomsel Jaga Cita dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Erliendra.
Tiga Arena Kreatif: Dari Seni Hingga Keamanan Digital
Melalui kegiatan AI Camp Training, para siswa diajak menyelami dunia teknologi melalui tiga arena utama yang interaktif:
- Arena Creativa: Siswa mengeksplorasi sisi seni AI, mulai dari menciptakan musik, film pendek, hingga ilustrasi digital.
- Arena Syntech: Fokus pada pengembangan solusi praktis seperti pembuatan aplikasi sederhana dan mini games edukatif.
- Arena Cyberlite: Memperkuat benteng keamanan digital dengan edukasi bahaya deepfake, gerakan "Saring Before Sharing", dan antisipasi penipuan online (scam).
Tak hanya untuk siswa, IBFEST juga merangkul guru dan orang tua melalui workshop khusus. Para guru dibekali materi pemanfaatan AI dalam metode pembelajaran, sementara orang tua diberikan panduan pengasuhan digital (Smart Parenting) agar tetap bisa mendampingi anak di dunia maya.
Satu Dekade Memberi Dampak
Program Internet BAIK telah membuktikan konsistensinya selama sepuluh tahun. Hingga saat ini, program ini telah menjangkau lebih dari 41.000 pelajar di seluruh Indonesia dan melahirkan ribuan Agents of Change yang siap membawa perubahan positif di lingkungan mereka.
Langkah ini juga diselaraskan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana talenta digital yang kompeten menjadi kunci utama kemajuan bangsa. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan ini, informasi lengkap dapat diakses melalui situs resmi internetbaik.id.